Mengapa Kita Harus Kuliah di UT?

Mahasiswa UT, Mengapa Kita Harus Kuliah di UT? – Universitas Terbuka (UT) adalah salah satu Perguruan Tinggi Negri di Indonesia, yang pertama kali berdiri pada tahun 1984. Walaupun termasuk PTN, Universitas Terbuka tidak memiliki popularitas seperti PTN lain seperti misal UNPAD Universitas Padjajaran, UGM Universitas Gadjah Madha, atau UI Universitas Indonesia.

Hal ini di karenakan berkuliah di UT banyak dilakukan secara daring OnLine. Para mahasiswa/i nya tidak perlu pergi keluar rumah untuk melakukan program perkuliahan, sehingga banyak yang menggap mahasiswa/i UT adalah pengangguran. Karena tidak bekerja ataupun kuliah. Padahal banyak kelebihan yang di miliki UT di banding PTN lain. Sehingga kita harus kuliah di UT.

Keunggulan Universitas Terbuka

Kampus tanpa Batasan

Yap, UT bisa dibilang sebagai kampus tanpa batasan. Dalam artian UT menerima mahasiswa tanpa mensyaratkan pembatasan usia, tahun ijazah, masa belajar, waktu registrasi, serta frekuensi mengikuti ujian.

Penerimaan mahasiswa baru di UT diselenggarakan sepanjang tahun. Di UT juga kita dapat menetukan berapa banyak Mata Kuliah yang akan di ambil setiap semesternya.
Satu-satunya yang menjadi batasan ketika hendak mendaftar menjadi calon mahasiswa Universitas Terbuka adalah kamu harus sudah menamatkan pendidikan pada jenjang pendidikan menengah atas (SMA atau sederajat).

Waktu Kuliah yang Fleksibel

Perihal keleluasaan waktu belajar di Universitas Terbuka merupakan suatu keunggulan yang tidak ditemukan pada kampus lainnya. Beberapa universitas mungkin ada yang menyelenggarakan kuliah malam lewat program ekstensi untuk mengkomodasi kebutuhan para pekerja yang ingin kuliah.
Namun, kelas ini tetap saja menuntut pertemuan tatap muka antara dosen dan mahasiswa. Artinya, para mahasiswa tetap harus mengalokasikan waktu untuk berkuliah sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Baca juga:   Mengenal TAP, PKP dan Karya Ilmiah di UT

Berbeda dengan Universitas Terbuka. Perguruan tinggi negeri yang satu ini menawarkan dua layanan tutorial, yaitu tutorial tatap muka dan tutorial online. Tutorial ini berfungsi sebagai layanan belajar. Mahasiswa dapat memilih tutorial mana yang hendak diikuti. —Baca Mengenal SIPAS dan Non-SIPAS di Universitas Terbuka untuk lebih memahaminya—

Keberadaan tutorial online jelas memberikan kamu keleluasaan belajar dalam hal waktu. Kamu bisa mengatur sendiri soal kapan dan di mananya kamu akan belajar. Dengan begitu, kamu tidak perlu lagi repot-repot datang ke kampus untuk berkuliah. Jika kamu seorang pekerja yang nyambi kuliah, tentu pekerjaan kamu tetap dapat kamu lakoni sebaik mungkin.

Mandiri Lewat Teknologi

Universitas Terbuka menerapkan sistem belajar jarak jauh dan terbuka. Dengan sistem jarak jauh, pembelajaran di Universitas Terbuka tidak melulu berlangsung dengan tatap muka, melainkan menggunakan media, baik itu media cetak seperti modul maupun media non-cetak. Media non-cetak yang dimanfaatkan di antaranya audio/video, internet, radio, dan televisi.

Terkait dengan hal itu, mahasiswa Universitas Terbuka dituntut untuk dapat belajar secara mandiri. Dengan cara ini, mahasiswa diharapkan belajar atas prakarsa atau inisiatif sendiri.

Belajar mandiri ini dapat dilakukan secara sendiri-sendiri ataupun berkelompok. Jika mendapati kesulitan saat belajar, mahasiswa dapat meminta informasi tentang bantuan belajar kepada Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) yang berada di seluruh Indonesia.

Biaya yang Terjangkau

Keunggulan lain yang tak kalah penting dari Universitas Terbuka adalah soal biaya yang harus kamu bayarkan. Berkuliah di Universitas Terbuka tidak akan menguras kantongmu ataupun keuangan keluargamu.

Universitas Terbuka tidak mengenal istilah uang pangkal atau uang bangunan. Hal ini wajar saja karena sistem belajar yang diterapkan adalah sistem jarak jauh. Selain itu, uang kuliah per semester pun terbilang terjangkau, yaitu di kisaran Rp1 juta hingga Rp3 juta.

Baca juga:   Registrasi Mahasiswa Baru di Universitas Terbuka

Lulus tanpa Skripsi

Yah betul, di UT sebagai syarat untuk kelulusan mahasiswanya tidak di wajibakan untuk mebuat skripsi seperti mahasiswa di kampus lain pada umumnya. Sebagai gantinya mahasiswa harus membuat sebuah Karya Ilmiah (karil) dan mengikuti TAP sebagai syarat kelulusannya. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan mahasiswa dengan karya nyata lebih memiliki nilai dari pada sekedar mahasiswa yang memili laporan penelitian yang telah banyak dilakukan.

Menarik bukan kuliah di Universitas Terbuka? Kampus ini bisa menjadi salah satu alternatif kamu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Di mana lagi kan bisa kuliah murah, fleksibel, dan di kampus negeri pula. Buat yang mau daftar bisa langsung cek artikel ini (Registrasi Mahasiswa Baru di Universitas Terbuka)atau bisa melakukan registrasi secara online di sini….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *