Konsep Manajemen Pemasaran dan Bauran Pemasaran

Mahasiswa UT, Konsep Manajemen Pemasaran dan Bauran Pemasaran – Tulisan ini adalah materi belajar yang di berikan pada kegiatan Tuton UT pada mata kuliah Manajemen Media Massa(SKOM4324).

***

Konsep Manajemen Pemasaran dan Bauran Pemasaran

oleh

Pengembang: Rachmawati Windyaningrum, M.I.Kom (rachmawatiw@ecampus.ut.ac.id)

Penelaah: Gunawan Wiradharma, M.Si., M.Hum. (gunawan.wiradharma@ecampus.ut.ac.id)

***

Capaian Pembelajaran Khusus

  • Mahasiswa memahami konsep-konsep manajemen pemasaran
  • Mahasiswa memahami bauran pemasaran

***

Konsep Dasar Manajemen

Manajemen mempunyai pengertian mengelola sumber-sumber daya yang dimiliki organisasi yang umumnya mencakup sumber daya manusia, sumber daya keuangan, dan sumber daya teknologi. Sumber-sumber daya tersebut dikelola melalui fungsi-fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, dan pengendalian.

Definisi Pemasaran

Pemasaran adalah suatu usaha untuk memuaskan kebutuhan pembeli dan penjual. Pemasaran bukan hanya memuaskan kebutuhan konsumen atau pelanggan, melainkan juga memberi kepuasan pada pemasarnya (Swastha, 1981 : 8).

Tahap Perkembangan Pemasaran

Sekarang kita akan memahami soal perbedaan antara penjualan dan pemasaran dari perspektif sejarah perkembangan pemasaran. Sebelum sampai pada kegiatan pemasaran, banyak organisasi bisnis sesungguhnya lebih banyak menjalankan kegiatan penjualan. Tahapan-tahapan perkembangan tersebut, dapat dilihat pada gambar berikut.
Tahap Perkembangan Pemasaran

 

Tahap awal

  • Organisasi bisnis lebih memfokuskan perhatian pada bagaimana memproduksi barang atau jasa. Dalam dunia media massa, perusahaan media lebih memfokuskan perhatian pada bagaimana memproduksi media.

Tahap orientasi pada penjualan

  • Barang yang diproduksi secara massal membuat pasar menjadi kelebihan pasokan. Pada tahap ini terjadi persaingan di antara produk sejenis.
  • Dalam bisnis media cetak, ukuran keberhasilan adalah jumlah eksemplar media cetak yang terjual, rating pada program dan penjualan ruang iklan

Tahap pemasaran

  • Perusahan mulai memperhatikan kebutuhan konsumen. Adanya penawaran solusi dari sebuah produk. Kebutuhan konsumen diperhatikan berdasarkan manfaat yang diperoleh dari produk tersebut untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi
Baca juga:   Manusia Sebagai Makhluk Sosial dan Ekonomi yang Bermoral

 

Bauran Pemasaran

Hasil studi yang dilakukan Picard (2004:1) menunjukkan sejumlah permasalahan yang dihadapi media massa di seluruh dunia. Identifikasi permasalahan dalam studi tersebut menunjukkan, organisasi media massa sedang menghadapi perubahan lingkungan eksternal yang luar biasa dahsyatnya.

Menurut Picard, semua media di seluruh dunia sedang berupaya keras untuk memahami dan menyesuaikan dengan perubahan internal dan eksternal yang dahsyat yang telah mengubah cara media berproduksi, kompetisi yang makin ketat, berkurangnya khalayak tradisional dan periklanan, berubahnya pola-pola dominasi pasar, dan perubahan potensi-potensi perusahaan media.

Menurut Swastha (1981 : 82), kombinasi empat variabel atau kegiatan inti dari sistem pemasaran yakni produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi.

  • Produk (Product), aspek produk yang penting dilakukan adalah spesifikasi produk dengan upaya memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.
  • Harga (Price), aspek ini mengacu pada proses penetapan harga untuk suatu produk.
  • Promosi (Promotion), aspek berkaitan dengan pengomunikasian produk kepada konsumen. komunikasi dilakukan melalui periklanan, promosi penjualan, publisitas, personal selling
  • Distribusi (Place), aspek ini berkaitan dengan bagaimana konsumen atau pelanggan bisa memeroleh produk

4 komponen di atas biasa digunakan dalam pemasaran produk berupa barang. Tetapi dalam dalam pemasaran produk berupa jasa kita di haruskan menambah 3 komponen lain,  yaitu:

  • People
    Aspek ini berkenaan dengan kontak komunikasi yang dilakukan staf atau pegawai suatu organisasi dengan pelanggan
  • Process
    Aspek ini terkait proses terjadi relasi transaksional antara wakil organisasi dengan pelanggan. Relasi
  • Physical Evidence
    Aspek berkenaan dengan keunikan industri jasa

Selanjutnya terjadi pergeseran atau modifikasi yang sebelumnya berupa Product, Price, Promotion dan Place menjadi:

  • Personalisasi (Personalization)
    Personalisasi dilakukan pada kustomisasi produk dalam berbagai bentuk
  • Partisipasi (Participation)
    Berkaitan dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi untuk menyediakan partisipasi pelanggan
  • Pada Sesama (Peer-to-peer)
    Mengacu pada pelanggan yang merupakanbagian dari komunitas atau jaringan relasi.
  • Pemodelan prediktif (Predictive Modeling)
    Upaya meniru pemodelan yang dilakukan sistem syaraf individu untuk pemasar melakukan klasifikasi dan kategorisasi pelanggan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen
Baca juga:   Materi Matematika Kelas 7 Semester 1 dan 2

Namun demikian, 4P tetap merupakan formula yang banyak dipergunakan, atau setidaknya merupakan formula dasar untuk bauran pemasaran. Adanya 7P atau 4P baru merupakan pengembangan dari 4P.

Konsep lain yang merupakan pengembangan dari 4P, yakni SIVA (Solution, Information, Value, Access). Disebut pengembangan dari 4P karena SIVA itu merupakan 4P yang memberikan fokus pada pelanggan.

Perbedaan antara SIVA dan 4P terletak pada penekanan yang diberikan. Bila 4P lebih menekankan pada sisi pasokan produk maka SIVA lebih menekankan pada sisi permintaan/pelanggan dalam manajemen pemasaran.

Karena memberikan perhatian pada sisi permintaan/pelanggan itu maka SIVA dinamakan sebagai model manajemen pemasaran yang memfokuskan pada pelanggan atau terpusat pada pelanggan.

Kini kita mencoba untuk melihat lebih jauh pada dua model pemasaran ini. Bila kita tadi sudah melihat perbedaannya, sekarang kita mencoba melihat kesamaan di antara keduanya. Gambar berikut ini, membandingkan antara 4P dan SIVA, yang sekaligus memperlihatkan titik-titik kesamaan di antara keduanya. Kita lihat gambar berikut.

4P Menuju SIVA

 

SIVA pada Media Massa

  • Solution
    Seberapa jauh produk tersebut menjadi solusi bagi masalah atau kebutuhan yang dirasakan pelanggan
  • Information
    Berkaitan dengan pengetahuan pelanggan pada produks yang ditawarkan
  • Value
    Nilai yang dirasakan konsumen (manfaat yang diperoleh komsumen)
  • Access
    Pemasaran juga akan meningkatkan kebutuhan terhadap produk sehingga penghasil produk harus meningkatkan kapasitas produksinyal

***

Diskusi 01

Sebelum memahami Manajemen Media Massa, konsep awal yang perlu dipahami yaitu konsep Manajemen. Manajemen memiliki pengertian yaitu mengelola sumber-sumber daya yang dimiliki oleh organisasi yang mencakup sumber daya manusia, sumber daya, manajemen pemasaran dan sumber daya teknologi.

Menurut Anda, mengapa khususnya media massa memerlukan operasionalisasi dan penerapan manajemen yang baik?

Selamat berdiskusi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *