Kenalan dengan si Ajaib Kacamata Photocromic

Mahasiswa UT, Kenalan dengan si Ajaib Kacamata Photocromic – Kacamata photocromic adalah jenis kacamata yang dapat mengubah warna lensanya saat terkena cahaya. Lensa photocromic akan menjadi lebih gelap saat terkena cahaya matahari yang kuat, dan akan kembali menjadi lebih terang saat cahaya matahari mereda.

Kacamata ini sangat berguna untuk aktivitas outdoor seperti bersepeda, berjalan-jalan atau berolahraga di luar ruangan.

Cara kerja Kacamata photocromic

Kacamata photocromic bekerja dengan menggunakan teknologi yang disebut sebagai “fotokimia.” Lensa kacamata ini terdiri dari lapisan yang mengandung zat kimia yang disebut sebagai “fotokromatik.” Ketika lensa terkena cahaya matahari, zat kimia ini akan bereaksi dan mengubah struktur molekulnya, yang akan menyebabkan lensa menjadi lebih gelap. Saat cahaya matahari mereda, zat kimia akan kembali ke struktur aslinya dan lensa akan kembali menjadi lebih terang.

Proses ini sangat cepat dan tidak memerlukan waktu yang lama, sehingga lensa dapat secara instan merespon perubahan cahaya dan memberikan perlindungan yang tepat untuk mata Anda.

Beberapa kacamata photocromic juga dapat memiliki lapisan tambahan yang memblokir radiasi UV dan meningkatkan perlindungan mata dari sinar matahari yang merusak.

Apa fungsi dari kacamata photocromic?

Melansir Eye Care Trust, fungsi kacamata photochromic utamanya adalah untuk menyediakan perlindungan yang optimal bagi mata Anda saat beraktivitas di luar ruangan. Kacamata ini akan mengubah warna lensa saat terkena cahaya matahari yang kuat, sehingga akan menyediakan perlindungan yang lebih baik dari sinar matahari yang merusak dan mencegah silau. Hal ini sangat berguna untuk aktivitas seperti bersepeda, berjalan-jalan, berolahraga, atau bekerja di luar ruangan.

Kacamata photocromic juga dapat memiliki lapisan tambahan yang memblokir radiasi UV, yang merupakan salah satu sumber utama kerusakan mata yang disebabkan oleh sinar matahari. Dengan demikian, kacamata ini dapat meningkatkan perlindungan mata dari sinar matahari yang merusak dan mencegah kerusakan mata jangka panjang.

Selain itu, kacamata photocromic juga dapat membantu dalam menyesuaikan diri dengan perubahan cahaya yang cepat seperti saat berpindah dari ruangan ke luar ruangan, yang dapat membuat mata Anda merasa lelah dan kurang nyaman. Kacamata ini akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan membantu Anda dalam menyesuaikan diri dengan perubahan cahaya yang cepat.

Siapa yang perlu menggunakan kacamata photochromic?

Kacamata photocromic dapat digunakan oleh siapa saja yang melakukan aktivitas di luar ruangan dan ingin melindungi mata dari sinar matahari yang merusak. Beberapa contoh aktivitas yang cocok digunakan dengan kacamata photocromic adalah:

  1. Bersepeda: Kacamata photocromic dapat membantu dalam menyesuaikan diri dengan cahaya yang berubah saat bersepeda di luar ruangan.
  2. Berjalan-jalan: Kacamata photocromic dapat membantu dalam menyesuaikan diri dengan cahaya yang berubah saat berjalan-jalan di luar ruangan.
  3. Berolahraga: Kacamata photocromic dapat membantu dalam menyesuaikan diri dengan cahaya yang berubah saat berolahraga di luar ruangan.
  4. Bekerja di luar ruangan: Kacamata photocromic dapat membantu dalam menyesuaikan diri dengan cahaya yang berubah saat bekerja di luar ruangan.
  5. Memiliki masalah penglihatan: Kacamata photocromic dapat membantu dalam menyesuaikan diri dengan cahaya yang berubah dan mengurangi silau yang menyebabkan masalah penglihatan.
  6. Orang yang menginginkan kacamata yang nyaman dan mudah digunakan untuk aktivitas di luar ruangan.
Baca juga:   Gaya Hidup Sehat ala Rasulullah

Apakah kacamata photocromic berbahaya?

Secara umum, kacamata photocromic dianggap aman digunakan dan tidak dianggap berbahaya. Namun, seperti dengan produk optik lainnya, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli dan menggunakan kacamata photocromic.

Beberapa kacamata photocromic mungkin mengandung bahan-bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada beberapa orang. Jika Anda memiliki riwayat iritasi atau reaksi alergi pada produk optik, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata atau profesional optik sebelum membeli kacamata photocromic.

Selain itu, kacamata photocromic juga mungkin tidak sesuai untuk digunakan dalam situasi tertentu, seperti saat mengemudi atau mengoperasikan mesin. Hal ini karena lensa kacamata photocromic dapat menjadi sangat gelap saat terkena cahaya matahari yang kuat, yang dapat menyebabkan kesulitan dalam melihat jalan dan mengambil keputusan yang tepat.

Jika Anda memiliki masalah kesehatan mata atau memiliki pertanyaan tentang kacamata photocromic, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata atau profesional optik untuk mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Apa bedanya kacamata anti radiasi dan photocromic?

Masih banyak orang yang keliru dan menganggap kacamata photocromic sama dengan kacamata anti radiasi. Padahal keduanya memiliki  perberbedaan dari segi fungsi, manfaat dan bahannya

Apa saja perbedaannya? Berikut penjelasannya:

1. Perbedaan Bahan yang Digunakan

Kacamata photocromic sendiri dibuat dari bahan karbon yang memiliki molekul yang bereaksi terhadap UV.

Hal ini memungkinkan lensa bisa mengubah bentuk serta menyerap cahaya.

Sementara kacamata anti radiasi berbahan dasar lensa AR atau Anti Reflective atau anti pantul.

Lapisan ini sangat tipis namun bisa menghilangkan pantulan apa pun yang datang ke kacamata.

2. Perbedaan Fungsi dan Manfaat

Karena bahan yang digunakan berbeda, otomatis fungsi dan manfaatnya juga berbeda.

Baca juga:   Cara Proofreading Sebagai Syarat Publikasi Jurnal Internasional

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kacamata photochromic berguna melindungi mata dari radiasi sinar matahari saja.

Sementara kacamata anti radiasi memungkinkan mata kita terlindung dari pancaran sinar radiasi matahari, layar komputer, atau gadget lainnya.

Hal tersebut karena kacamata anti radiasi dapat meringankan mata lelah dan kering akibat melihat layar gadget terlalu lama.

Selain itu, kacamata ini juga dapat mencegah ketegangan mata akibat radiasi sinar biru atau UV dengan baik.

 

Cara Membedakan Kacamata Photocromic Asli dan Palsu

Ada beberapa cara untuk membedakan kacamata photocromic asli dari yang palsu. Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

  1. Periksa label: Kacamata photocromic asli biasanya memiliki label atau tanda pengenal yang menyatakan bahwa kacamata tersebut memiliki lensa photocromic. Label ini biasanya ditemukan pada frame kacamata atau pada lensa kacamata.
  2. Periksa harga: Harga kacamata photocromic asli biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan yang palsu.
  3. Periksa kualitas lensa: Lensa kacamata photocromic asli biasanya memiliki kualitas yang baik dan jelas.
  4. Periksa respon cahaya: Kacamata photocromic asli akan mengubah warna lensa saat terkena cahaya matahari yang kuat dan kembali menjadi lebih terang saat cahaya matahari mereda.
  5. Periksa garansi: Kacamata photocromic asli biasanya akan dilengkapi dengan garansi dari produsen.
  6. Beli dari sumber yang dapat dipercaya: Membeli kacamata photocromic dari toko atau pedagang yang terpercaya dan dapat diandalkan akan lebih aman daripada membeli dari pedagang yang tidak dapat dipercaya.

Itu beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membedakan kacamata photocromic asli dari yang palsu. Namun, pastikan untuk selalu membeli dari sumber yang dapat dipercaya dan berkonsultasi dengan profesional optik jika Anda ragu tentang kacamata yang Anda beli.

Berapa harga kacamata photocromic di optik?

Harga kacamata photocromic di Indonesia dapat bervariasi tergantung pada merk, model, dan kualitas lensa yang digunakan. Harga kacamata photocromic berkualitas dapat berkisar antara Rp. 500.000 hingga Rp. 2.000.000 atau lebih. Namun, harga kacamata photocromic yang lebih murah juga dapat ditemukan dengan harga mulai dari Rp. 200.000 hingga Rp. 500.000.

Itu hanyalah perkiraan harga umum, karena harga bisa berbeda dari tiap toko atau pedagang. Namun, jika Anda menemukan harga yang sangat murah dibandingkan dengan harga rata-rata, maka perlu diwaspadai karena mungkin itu merupakan kacamata photocromic palsu.

Sebaiknya Anda melakukan riset dan membandingkan harga dari berbagai toko atau pedagang sebelum membeli kacamata photocromic. Dan pastikan untuk membeli dari sumber yang dapat dipercaya dan berkonsultasi dengan profesional optik jika Anda ragu tentang kacamata yang Anda beli.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *