Hakikat Pendidik dalam Pendidikan Orang Dewasa

Mahasiswa UT, Hakikat Pendidik dalam Pendidikan Orang Dewasa – Tulisan ini adalah materi belajar yang di berikan pada kegiatan Tuton UT pada mata kuliah Pendidikan Orang Dewasa.

***

Mengajar orang dewasa pada hakikatnya mengajar orang yang telah berpengalaman, memiliki tanggungjawab dan telah sadar terhadap peran yang harus dijalankannya. Sehubungan dengan itu, seorang instruktur pembelajaran orang dewasa perlu memperhatikan prinsip, corak kepribadian, dan gaya belajar orang dewasa serta dan hakikat pendidik dalam pendidikan orang dewasa (POD).

Untuk membantu Anda mendalami hakikat pendidik dalam pendidikan orang dewasa, perhatikan paparan materi berikut. Secara umum peran pendidik dalam POD adalah sebagai pendamping.

Prespektif Pendidik POD terhadap peserta didik (pelajar)

  1. Pelajar tidak dapat dipisahkan dari situasi kehidupan nyata
  2. Pelajar adalah orang yang penuh pengalaman
  3. Pelajar adalah orang yang penuh tanggungjawab
  4. Pelajar adalah orang yang pandai mengambil keputusan
  5. Pelajar adalah orang yang sadarakan tugas dan perannya
  6. Pelajar adalah orang sadar dan mengerti kebutuhannya.
  7. Pelajar adalah orang yang selalu ingin menjawab tantangan yang dihadapi.
  8. Pelajar adalah orang yang selalu ingin memperbaiki kualitas kehidupannya
  9. Pelajar adalah orang yang selalu terkait dengan kehidupan masyarakat dan kelompoknya.
  10. Pelajar adalah orang yang mandiri dalam memecahkan masalah
  11. Pelajar adalah orang yang belajar sesuatu untuk digunakan saat ini juga

Peran Pendidik dalam POD

  1. Perlu mempertimbangkan proses pembelajaran yang dilakukan di tempat pelajar bekerja (learning by doing)
  2. Perlu memanfaatkan pengalaman pelajar sebagai salah satu sumber belajar dalam POD
  3. Perlu membantu menumbuhkan motivasi instrinsik pada diri pelajar.
  4. Berperan menjadi pendampingpelajar dalam proses pengambilan keputusan dalam POD.
  5. Perlu menciptakan kegiatan belajar yang sesuai dengan latar belakang tugas dan peran pelajar Perlu menyediakan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan pelajar.
  6. Perlu menyediakan kasus-kasus pembelajaran yang sesuai dan “menantang” bagi pelajar.
  7. Mendampingi pelajar dalm proses pembelajaran yang dimaksudkan untuk peningkatan kesejahteraan hidupnya.
  8. Perlu memperhatikan nilai-nilai yang dianut masyarakat dan kelompok dimana pelajar berada.
  9. Perlu merancang kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar dalam memecahkan masalah.
  10. Perlu merancang kegiatan pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah yang aktual, yang terjadi saat sekarang.
Baca juga:   Karakteristik Pembelajaran Orang Dewasa dan Implikasinya dalam Kegiatan Orang Dewasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *