5 Tips Mengajarkan Anak agar Berbicara Sopan

Mahasiswa UT, 5 Tips Mengajarkan Anak agar Berbicara Sopan – Anak-anak dikenal sebagai sosok yang polos dan jujur terhadap apa yang dikatakannya. Berbeda dengan orang dewasa yang mungkin ekstra berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara, justru biasanya anak-anak tidak menyeleksi apa yang akan dikatakannya sehingga dapat mengatakan hal yang jujur.

Permasalahannya adalah perkataan jujur yang keluar dari mulut anak kadang kala tak selalu bermakna positif. Banyak anak yang terkesan asal berbicara sehingga menyinggung perasaan orang lain.

Orangtua tentu dapat mendidik anak dalam lebih selektif dalam berbicara, sehingga dapat menjaga tutur katanya dengan baik.

 

5 Tips Mengajarkan Anak agar Berbicara Sopan

Untuk menerapkan hal tersebut, maka beberapa tips berikut ini bisa kamu coba.

 

Minimalisir kemungkinan akses sosial media dan tv pada anak

Anak-anak tumbuh dengan kemampuan verbal yang baik juga dipengaruhi oleh beragam faktor. Tak hanya faktor keluarga saja sebagai orang-orang terdekat, namun juga faktor dari luar yang dapat memberikan pengaruh tertentu terhadap cara berpikir dan pengolahan bahasa anak.

Salah satunya adalah kemudahan akses dalam sosial media dan TV yang justru memberikan pengaruh serius terhadap kualitas komunikasi anak. Pastikan orangtua lebih selektif lagi dalam memilih tontonan yang berkualitas bagi anak, agar tak menyisakan dampak negatif setelahnya.

 

Jelaskan pada anak bagaimana cara berbicara dengan sopan

Banyak orangtua yang mungkin melarang anak untuk berbicara banyak kata terlarang, namun lupa dalam menjelaskan secara detail. Itu lah mengapa kualitas komunikasi antara orangtua dan anak harus lah dipastikan dengan baik, agar saling memahami satu sama lain.

Baca juga:   Mengenal 11 Jenis Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Orangtua dapat membantu menjelaskan pada anak tentang bagaimana cara berbicara dengan sopan, beserta alasan dan tipsnya. Nantinya anak akan memproses ucapan orangtua dalam mencoba memahami hal tersebut dengan baik.

 

Pastikan anak memahami pemilihan kata

Cara untuk membentuk karakter positif pada anak dalam bertutur kata adalah dengan memastikan mereka memahami cara pemilihan kata perkatanya. Hal ini dapat secara efektif membantu anak dalam memproses kalimatnya terlebih dahulu sebelum diucapkan, dengan tujuan agar tak sampai menyinggung perasaan orang lain.

Tentu dengan sikap baik dari anak ini, maka kualitas bicaranya juga tak akan diragukan lagi. Anak akan mampu menyampaikan perasaan dan pendapatnya secara lebih jelas, serta nyaman.

 

Berikan teguran lembut jika anak melakukan kesalahan

Melakukan kesalahan adalah hal yang umum dilakukan oleh semua manusia. Jika anak-anak melakukan hal yang demikian, maka orangtua dapat memakluminya selama masih berada dalam batas wajar.

Meski demikian, tetap berikan teguran lembut pada anak dan jangan terkesan menghakiminya. Jika orangtua justru menghakimi anak dengan mudah, maka bukan tak mungkin hanya akan membuat anak merasa takut untuk berbicara sehingga menarik diri dan enggan berekspresi setelahnya.

 

Berikan contoh nyata pada anak dan apresiasi apa yang dilakukannya

Anak-anak merupakan peniru yang handal dalam berbagai hal, termasuk juga terhadap orangtuanya. Itu lah mengapa orangtua harus dapat memberikan contoh nyata pada anak agar anak dapat meniru hal tersebut.

Orangtua harus senantiasa bertutur kata yang sopan dan tak sampai menyakiti perasaan orang lain dan nantinya anak juga akan mengikuti hal tersebut. Jika anak berhasil menjaga tutur katanya, maka jangan lupa untuk memberikan anak apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas dirinya sendiri.

Baca juga:   Macam-macam Contoh Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini

 

Mengajarkan Anak agar Berbicara Sopan tentu akan berdampak baik bagi tumbuh kembang anak. Nantinya anak akan mampu berekspresi secara sopan dan selektif dalam menentukan pemilihan katanya. Mengarahkan anak secara perlahan, ya!

Sumber: IDN Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *