5 Momen untuk Membalas Komentar Negatif

Mahasiswa UT, 5 Momen untuk Membalas Komentar Negatif – Kapan kamu harus benar-benar menangani komentar negatif dibandingkan memilih untuk mengabaikannya? Ini adalah sesuatu yang harus kamu putuskan berdasarkan kasus per kasus. Namun, penting juga untuk dicatat bahwa keputusan untuk mengabaikan atau menghapus komentar negatif tidak selalu merupakan tindakan terbaik, meskipun kamu mungkin mendengarnya sebagai saran dari orang-orang.

Meskipun jika memang benar kamu diintimidasi, dilecehkan, diancam, atau dihina di Internet, memblokir dan menghapus harus menjadi keputusanmu, tapi kamu harus tahu waktunya. Lalu, kapan sih idealnya kamu benar-benar mengatasi hal itu? Berikut situasinya.

 

Ketika orang-orang mulai melihat dan menontonnya

Ketika orang-orang mulai melihat komentar negatif dalam media sosialmu, atau postingan orang lain tentangmu, maka saat itulah kamu harus melakukan tindakan untuk membalas daripada hanya mengabaikannya saja. Hal ini menunjukkan bahwa kamu ingin menjaga harga dirimu.
Membiarkan orang lain melihat dan bergunjing tentangmu akan membuat suasana menjadi lebih tidak terkendali. Jadi, menjaga nama baikmu jauh lebih penting agar orang-orang yang melihat tidak menilaimu buruk.

 

Ketika menanggapi, kamu perlu ikut serta dalam komentar tersebut

Jika kamu menjalankan sebuah bisnis, keterlibatan dirimu dapat berdampak pada bisnis yang kamu jalani. Untuk alasan ini, sebenarnya tidak ada publisitas yang buruk, selama kamu menanganinya dengan baik.

Di ranah pribadi, komentar negatif dari orang lain di media sosial yang kamu posting bisa menjadi batu loncatan bagimu untuk mempelajari lebih lanjut tentang mereka dan pendapat mereka terkait tentang dirimu. Jika kamu hanya mengabaikannya, mungkin kamu akan menyesalinya dan tidak pernah tahu apa yang diinginkan atau maksudkan daei komentar tersebut.

 

Ketika kamu mengabaikannya, itu sama seperti kamu sedang menyembunyikan sesuatu

Jika seseorang meninggalkan komentar negatif di akun media sosialmu dan kamu memilih untuk mengabaikan atau menghapusnya, hal ini dapat membuat kamu seolah-olah menyembunyikan sesuatu. Jika kamu tidak menyembunyikan apa pun, maka tidak apa-apa untuk memilih tindakan membalas komentar tersebut sehingga kamu tidak harus berurusan dengan hal-hal negatif di halaman media sosialmu.

Namun, jika ada sedikit kebenaran dalam komentar, hal ini mungkin muncul saat kamu memilih untuk menghindari masalah. Jika kamu merasa seolah-olah orang akan mempertanyakan apakah kamu menyembunyikan sesuatu jika kamu tidak merespons, mungkin lebih baik kamu membalasnya.

 

Ketika kamu perlu meminta maaf

Jika kamu merasa ada semacam permintaan maaf pada orang lain, maka sebaiknya jangan mengabaikan atau menghapus komentar tersebut. Dalam kasus halaman media sosial pribadimu jika seseorang meninggalkan komentar tentang sesuatu yang telah kamu lakukan dan kamu harus meminta maaf, akan lebih baik untuk menanganinya dengan cara tertentu.

Pada saat yang sama, penting untuk tidak membuat janji palsu. Bersikaplah realistis dalam apa yang dapat kamu tawarkan sebagai permintaan maaf pada orang tersebut. Lakukan hal yang sudah sepatutnya kamu lakukan.

 

Ketika kamu harus melindungi reputasimu sendiri

Situasi lain di mana kamu ingin menanggapi komentar negatif di media sosial adalah ketika kamu perlu melakukan koreksi, klarifikasi, atau melindungi reputasi dirimu sendiri. Jika seseorang mengatakan sesuatu tentangmu yang tidak akurat atau tidak adil, sangat masuk akal jika kamu ingin membenarkan fakta untuk mendukung argumenmu bahwa klaim mereka salah.

Jika kamu berjuang untuk mengetahui bagaimana menangani komentar negatif di halaman media sosialmu, penting untuk mempertimbangkan apakah kamu ingin merespons atau tidak dan itu tergantung pada situasinya. Jika kamu memutuskan bahwa kamu ingin menanggapi, maka kamu harus memilih apakah akan serius atau melucu, dan apakah akan menanggapi di depan umum atau membawanya ke percakapan pribadi?

 

Ada saat di mana kamu harus membalas dan merespon komentar tersebut, dan ada juga saat untuk mengabaikannya. Situasi di atas mengharuskanmu untuk membalasnya demi kebaikan dirimu sendiri.

Sumber: IDN Times

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *